Halmahera Tengah, 7 April 2026 — Masyarakat Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, resmi berdamai dan berkomitmen menjaga keharmonisan serta mempererat kembali hubungan persaudaraan yang sempat terganggu akibat konflik beberapa waktu lalu.

Pertemuan perdamaian berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat dari kedua desa. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., Danrem 152 Ternate Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Bupati Halmahera Tengah Ir. Ikram M. Sangadji, M.Si., Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Ketua DPRD Zulkifli Hi Bayan, Sekda Bahri Sudirman, serta Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., bersama jajaran aparat keamanan lainnya.
Selain itu, masing-masing 30 perwakilan masyarakat dari Desa Sibenpopo dan Desa Banemo turut hadir sebagai simbol kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Tengah menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk kembali menghidupkan nilai-nilai persaudaraan yang telah lama terjalin.
“Perdamaian ini harus kita jaga bersama. Jangan lagi ada kecurigaan dan kesalahpahaman. Mari kita bangun kembali kehidupan yang rukun dan damai,” ujarnya.
Kapolda Maluku Utara turut menegaskan bahwa konflik yang terjadi sebelumnya bukanlah konflik agama, melainkan akibat kesalahpahaman dan provokasi dari pihak tertentu. Ia mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan mempererat hubungan silaturahmi antarwarga.
Sementara itu, perwakilan masyarakat dari kedua desa menyampaikan komitmen bersama untuk mengakhiri konflik dan membuka lembaran baru.
Mereka sepakat untuk saling memaafkan, menahan diri, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan ke depan.

Kapolres Halmahera Tengah dalam keterangannya menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Ia memastikan bahwa setelah adanya kesepakatan bersama, kondisi di lapangan telah kembali aman dan terkendali.
“Pertemuan ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.Setelah adanya kesepakatan ini, masalah dinyatakan selesai dan tidak ada lagi pihak-pihak yang terprovokasi dari luar,” tegasnya.
Kesepakatan perdamaian ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Sibenpopo dan Desa Banemo untuk kembali hidup berdampingan secara harmonis.


Dengan dukungan pemerintah daerah dan aparat keamanan, diharapkan situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, serta penuh rasa persaudaraan di tengah masyarakat.