“DAMAI HARI INI, DAMAI SELAMANYA”
Weda, 2 Oktober 2026 — Komitmen untuk menciptakan keamanan dan menjaga persaudaraan masyarakat diwujudkan melalui Deklarasi Perdamaian Enam Desa di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (2/10/2026).

Deklarasi perdamaian tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kembali hubungan persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Patani Barat. Kegiatan ini merupakan inisiatif Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., sebagai bagian dari langkah bersama untuk mendorong terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Enam desa yang mengikuti deklarasi perdamaian tersebut yakni Desa Banemo, Desa Bobane Indah, Desa Bobane Remdi, Desa Bobane Jaya, Desa Moreala dan Desa siben Popo.

Kegiatan yang mengusung tema “Damai Hari Ini, Damai Selamanya” tersebut turut dihadiri Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Slamet Riyadi, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Bupati Halmahera Tengah, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., jajaran PJU Polda Maluku Utara, unsur Forkopimda, seluruh OPD Kabupaten Halmahera Tengah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat dari lima desa.
Pembacaan Ikrar dan Penandatanganan Prasasti Perdamaian

Dalam rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pembacaan Ikrar Perdamaian yang dipimpin oleh Camat Patani Barat. Ikrar tersebut menjadi bentuk pernyataan dan komitmen bersama masyarakat untuk menjaga kedamaian, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan musyawarah.
Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan Prasasti Perdamaian oleh para pihak sebagai simbol kesepakatan dan komitmen bersama dalam menjaga perdamaian di wilayah Kecamatan Patani Barat.

Deklarasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, namun dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, mengedepankan musyawarah, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kapolres Halteng: Perdamaian Merupakan Komitmen Bersama
Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa terciptanya perdamaian membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kapolres mengajak seluruh masyarakat di lima desa untuk menjaga komitmen yang telah disepakati dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh suasana.
“Perdamaian yang telah kita deklarasikan hari ini harus kita jaga bersama. Mari kita tinggalkan perbedaan dan mengedepankan persaudaraan, komunikasi serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses terwujudnya deklarasi perdamaian tersebut, khususnya masyarakat yang telah menunjukkan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Patani Barat.
Deklarasi perdamaian enam desa ini menjadi momentum bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas.
Dengan semangat “Damai Hari Ini, Damai Selamanya”, seluruh pihak diharapkan terus menjaga persaudaraan dan menjadikan perdamaian sebagai bagian dari kehidupan masyarakat di Kecamatan Patani Barat.
Kegiatan deklarasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.