banner 200x800
banner 200x800
banner 930x180

“Sinergi TNI-Polri dan Pemda Halteng Tangani Karhutla, Pembersihan dan Pemadaman Bara Api Terus Dilakukan”

HALMAHERA TENGAH – Dalam upaya mempercepat pemulihan pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Weda Tengah, Polres Halmahera Tengah bersama TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah melaksanakan kegiatan kurvei atau kerja bakti pembersihan material sisa kebakaran di sepanjang jalan lintas Weda–Lelilef, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan diawali dengan apel konsolidasi pada pukul 14.00 WIT di depan lobi Kantor Bupati Halmahera Tengah, yang dihadiri Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah Bahri Sudirman, S.H., Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., personel Kodim 1512/Weda, personel Polres Halteng, Satpol PP, serta gabungan ASN Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil menyampaikan bahwa kegiatan kurvei tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran nyata pemerintah daerah bagi masyarakat yang terdampak kebakaran besar di Kecamatan Weda Tengah.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, Satpol PP, dan seluruh ASN dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memulihkan akses jalan yang terdampak kebakaran. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat melihat soliditas seluruh unsur pemerintah dalam penanganan pascabencana.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polres Halteng siap mendukung penuh upaya penanganan pascakebakaran di wilayah Kecamatan Weda Tengah.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan keselamatan, mengingat kondisi medan di sejumlah titik masih licin dan dipenuhi material sisa kebakaran.

Selain itu, Kapolres mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau.

Usai apel konsolidasi, sekitar pukul 14.30 WIT, personel gabungan bergerak dari Kecamatan Weda menuju Kecamatan Weda Tengah. Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.00 WIT, kegiatan pembersihan langsung dilaksanakan di sejumlah titik sepanjang jalur Weda–Lelilef, meliputi area belakang Desa Sidanga, tanjakan Desa Sawai Itepo, ujung Desa Lukolamo, dan jalur Tabalik.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembersihan material sisa kebakaran, pemotongan pohon tumbang yang menghalangi badan jalan, serta penanganan bara api yang masih tersisa guna membantu memulihkan kondisi lingkungan dan menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat.

Meskipun kegiatan kurvei selesai sekitar pukul 18.00 WIT, upaya penanganan belum berhenti. Personel Polres Halteng bersama Dinas Pemadam Kebakaran terus melakukan penyiraman terhadap material sisa kebakaran dan pemadaman bara api menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Hingga pukul 19.30 WIT, petugas masih melanjutkan penyiraman di sejumlah titik yang menyisakan bara api. Luasnya area yang terbakar dalam peristiwa karhutla pada 8 September 2026 menyebabkan masih terdapat material yang menyimpan bara dan berpotensi memicu kembali kebakaran apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

Oleh karena itu, personel gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mengantisipasi kemungkinan bara api kembali menyala maupun merambat ke area sekitarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.55 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Halmahera Tengah bersama TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dalam penanganan pascakebakaran, pemulihan lingkungan, serta menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Halmahera Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya
banner 728x250