banner 200x800
banner 200x800
banner 930x180

Pembukaan Latpra Ops Patuh Kie Raha 2026 Digelar Secara Virtual, Tekankan Profesionalisme dan Pendekatan Humanis

Weda, 5 Juni 2026 – Kepolisian Resor Halmahera Tengah (Polres Halteng) mengikuti kegiatan Pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Patuh Kie Raha Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui sarana Zoom Meeting, Jumat (5/6/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Polres Halmahera Tengah dan terhubung langsung dengan jajaran Polda Maluku Utara.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara dan diikuti oleh seluruh satuan wilayah sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Kie Raha 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., Wakapolres Halmahera Tengah Kompol Hefrizon, S.Kom., S.I.K., M.M., Kabag Ops Polres Halteng AKP M. Thoha Alhadar, S.Sos., M.Si., para Pejabat Utama (PJU) Polres Halteng, serta personel yang tergabung dalam Operasi Patuh Kie Raha 2026.

Latpra Ops Patuh Kie Raha 2026 secara resmi dibuka oleh Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum. melalui Zoom Meeting yang turut dihadiri para pejabat utama Polda Maluku Utara.

Dalam arahannya, Irwasda Polda Maluku Utara menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap tujuan dan pelaksanaan Operasi Patuh. Ia mengingatkan agar Kapolres dan Kasat Lantas tidak menjadikan penilangan sebagai orientasi utama operasi. Seluruh personel diminta melaksanakan tugas secara profesional dan humanis, mengedepankan kegiatan preemtif serta edukatif kepada masyarakat.

Selain itu, personel juga diminta mencatat dan menindak setiap pelanggaran anggota terkait praktik pungutan liar (pungli), memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi, memperkuat koordinasi lintas sektor, menjaga ketertiban administrasi operasi, serta memastikan laporan yang disampaikan cepat, akurat, dan valid. Keselamatan personel selama bertugas juga menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara menegaskan bahwa Operasi Patuh Kie Raha harus menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran lalu lintas aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami tujuan dan sasaran operasi yang akan dilaksanakan.

Dirlantas juga mengingatkan agar personel tidak melakukan pengejaran terhadap pelanggar lalu lintas saat operasi berlangsung demi menjaga keselamatan bersama. Selain itu, setiap tindakan penegakan hukum harus dilakukan secara santun dan tidak arogan guna menghindari potensi konflik dengan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto menekankan pentingnya etika dalam pelaksanaan penindakan di lapangan. Menurutnya, pelanggar lalu lintas bukanlah pelaku tindak pidana sehingga harus diperlakukan secara proporsional dan humanis.

Kapolres juga mengingatkan personel untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat memberhentikan kendaraan, dengan mengantisipasi kecepatan kendaraan agar tidak membahayakan petugas maupun pengguna jalan. Selain itu, aspek administrasi operasi juga harus menjadi perhatian karena merupakan bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.

Latihan Pra Operasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, mematangkan strategi, serta meningkatkan profesionalisme personel sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Kie Raha 2026 di lapangan. Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara virtual, diharapkan seluruh personel memahami prosedur bertindak, target sasaran, serta mampu mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Operasi Patuh Kie Raha 2026 sendiri akan dilaksanakan secara serentak selama 14 hari, mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2026, dengan fokus pada peningkatan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Maluku Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya
banner 728x250