banner 200x800
banner 200x800
banner 930x180

Kapolda Sumbar Pimpin Pemakaman Massal Korban Bencana Palembayan, 253 Orang Meninggal Dunia

Agam, Sumatera Barat — Suasana duka menyelimuti pelaksanaan pemakaman massal korban bencana alam di wilayah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kepolisian Daerah Sumatera Barat bersama unsur TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan relawan menggelar prosesi pemakaman secara bermartabat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para korban.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 253 orang. Dari jumlah tersebut, 222 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 31 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim gabungan.

“Hari ini kita hadir dalam suasana duka mendalam untuk melaksanakan pemakaman massal korban bencana alam di Palembayan. Polri memastikan seluruh proses identifikasi dan pemulasaraan dilakukan secara profesional, humanis, dan penuh penghormatan terhadap nilai kemanusiaan,” ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Rabu (7/1).

Dari total jenazah yang telah teridentifikasi, tercatat 110 laki-laki dan 112 perempuan. Sementara 31 jenazah yang masih dalam proses identifikasi terdiri dari 14 laki-laki, 12 perempuan, serta 5 bagian tubuh (body part).

Sebelumnya, telah dilakukan pemakaman massal terhadap 10 jenazah di TPU Agam, dengan 4 jenazah di antaranya telah teridentifikasi. Pada hari ini, kembali dilaksanakan pemakaman massal terhadap 6 jenazah, yang terdiri dari 4 perempuan, 1 laki-laki, serta 1 bagian tubuh, seluruhnya ditemukan di wilayah Kecamatan Palembayan dan sekitarnya.

Kapolda Sumbar menegaskan bahwa Polri bersama seluruh unsur terkait terus memaksimalkan upaya identifikasi jenazah serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

“Kami bersama TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan relawan terus bekerja tanpa henti untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi dan dimakamkan secara layak, serta keluarga yang ditinggalkan mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan,” tegasnya.

Selain penanganan korban jiwa, dampak bencana juga dirasakan oleh kalangan pelajar. Berdasarkan data posko di Kecamatan Palembayan, tercatat 104 pelajar terdampak bencana, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, yang tersebar di tiga posko pengungsian, yakni SDN 05 Kayu Pasak SBB, Padang Koto Gadang, dan Nagari Salareh Aia Timur.

Kapolda Sumbar turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca juga:
Direktorat Samapta Polda Maluku Utara Gelar Patroli di Pelabuhan Sultan Mudaffar Sjah II Direktorat Samapta Polda Maluku Utara melaksanakan kegiatan patroli di sekitar Pelabuhan Sultan Mudaffar Sjah II Dufa-Dufa. Patroli ini dipimpin oleh Bripka Budi Hermanto bersama tujuh personil Raimas Direktorat Samapta Polda Maluku Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di area pelabuhan yang merupakan salah satu wilayah penting.Pada Senin,( 3 /06 2024). Selama pelaksanaan patroli,Direktorat Samapta melakukan sambang kepada masyarakat setempat. Mereka berinteraksi dengan petugas keamanan pelabuhan untuk mendapatkan informasi terkini terkait situasi keamanan. Selain itu, mereka juga memeriksa kelengkapan peralatan keamanan di sekitar area pelabuhan dan menanggapi laporan atau keluhan dari masyarakat terkait keamanan di area tersebut. Patroli ini dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan. Bripka Budi Hermanto, dalam kesempatan tersebut, memberikan himbauan kepada masyarakat yang berada di area pelabuhan. “Kami ingin mengingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di area pelabuhan,” ujar Bripka Budi Hermanto. Kegiatan patroli Direktorat Samapta Polda Maluku Utara pada hari ini berjalan lancar tanpa adanya kejadian yang signifikan. Keamanan di sekitar pelabuhan tetap terjaga dengan baik. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi ancaman yang bisa mengganggu keamanan di area pelabuhan. Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di area pelabuhan Sultan Mudaffar Sjah II Dufa-Dufa dapat terus terjaga. Direktorat Samapta Polda Maluku Utara berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan lingkungan pelabuhan tetap kondusif.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan bencana ini kepada petugas di lapangan. Informasi resmi akan terus kami sampaikan secara terbuka,” imbau Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta.

Di akhir pernyataannya, Kapolda Sumbar menyampaikan duka cita mendalam atas nama negara dan institusi Polri kepada seluruh keluarga korban.

“Atas nama negara dan Polri, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Mari kita doakan para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya
banner 728x250