HALMAHERA TENGAH — Polres Halmahera Tengah bersama personel Polsubsektor Weda Tengah dan TNI melaksanakan apel patroli gabungan di Mako Polsubsektor Weda Tengah, Sabtu (15/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif pasca terjadinya dugaan penganiayaan terhadap pemuda asal Dusun Lukulamo yang diduga dilakukan oleh pemuda asal Ambon. Patroli bertujuan mencegah terjadinya aksi lanjutan maupun gesekan antar kelompok masyarakat.
Apel dipimpin Kasubsektor Weda Tengah IPDA Abdul Rajak Jauhati, S.H., M.H., dan diikuti 6 personel BKO Sabhara Polres, 7 personel Polsubsektor Weda Tengah serta 1 personel TNI.

Dalam arahannya, IPDA Abdul Rajak Jauhati mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan patroli dengan penuh tanggung jawab, tetap waspada serta mengutamakan keselamatan dalam bertugas.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. TNI dan Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya konflik yang lebih luas,” ujarnya.
Patroli gabungan difokuskan di wilayah Desa Lukulamo, Kecamatan Weda Tengah, dengan mengedepankan pendekatan humanis dan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polres Halteng bersama TNI akan terus melakukan langkah preventif dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan,” tegas Kapolres.
Setelah apel selesai, personel gabungan langsung melaksanakan patroli sesuai rute yang telah ditentukan. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan situasi kamtibmas tetap terkendali.